Kisah Sukses Kemaz Rendy Youtuber Asal Bangka Belitung Raup Puluhan Juta, Bermula dari Rasa Galau

Kemaz Rendy, pria kelahiran Sungailiat Provinsi Bangka Belitung merupakan Youtuber berkonten gamer tertinggi no 5 di Indonesia

Editor: FITRIADI
Bangkapos.com/Cr2/Andini Dwi Hasanah
Youtuber Kemaz Rendy (dua dari kiri) saat mengunjungi kantor Bangka Pos di Pangkalpinang Bangka Belitung. 

BANGKAPOSWIKI.COM, BANGKA - Kemaz Rendy, pria kelahiran Sungailiat Provinsi Bangka Belitung merupakan Youtuber berkonten gamer tertinggi no 5 di Indonesia, dengan total Subscriber 5,53 Juta.

Bermula dari dirinya yang memang menyukai bermain game, Kemaz tak pernah menduga konten youtubenya dengan game banyak disukai masyarakat Indonesia.

"Bagi aku game itu udah kayak bumbu lah dalam hidup aku, dari game itu kita bisa mencurahkan hati kita, saat kita marah suka duka atau sedih game selalu menemani dan menghibur," ungkap Kemaz Rendy saat datang langsung ke kantor Bangkapos.com, Selasa (17/12/2019)

Kemaz Rendy mengatakan, awalnya ia bergelut di dunia dance, namun usaha dancenya kala itu di Bangka Belitung sedang mengalami penurunan drastis, ia mengaku sempat down.

Untuk menghilangkan rasa stres Kemaz mengalihkan perasaannya yang galau dengan bermain game.

"Mending aku main game dari pada aku pusing sama usaha aku yang udah jatoh, jadi disitu aku curahin dari susah, sedih aku, wahh sampe teriak-teriak main game dan tenyata banyak yang suka, pas lagi live streaming banyak yang suka juga," jelasnya.

Awalnya Youtube hanya digunakan Kemaz Rendy untuk nonton biasa saja, namun di tahun 2018 dia baru mencoba terjun ke dunia youtube dengan berkonten game hingga saat ini.

Menurutnya, mengembangkan youtube hingga berkembang seperti sekarang ini bukan lah hal yang mudah, apalagi pada masa itu dirinya sedang mengalami permasalahan ekonomi yang sedang turun drastis.

"Waktu itu aku hanya mikirin gimana lagi ngembangin usaha aku, di youtube itu aku tujuannya bukan untuk duit intinya karena buat ngilangin stres aku waktu itu aja, dan abis itu aku jadi caster youtube di Jakarta dan di situ aku nihil, tidak ada uang sama sekali. Penontonnya banyak tuh ada ribuan seluruh Indonesia, aku tuh orangnya cerewet, nah disitulah netizen ngatain aku semua, dari situ aku naik banyak yang penasaran sama aku," paparnya.

Youtuber Kemaz Rendy saat mengunjungi kantor Bangka Pos di Pangkalpinang Bangka Belitung.
Youtuber Kemaz Rendy saat mengunjungi kantor Bangka Pos di Pangkalpinang Bangka Belitung. (Bangkapos.com/Cr2/Andini Dwi Hasanah)

Youtuber Kemas pake z saat mengunjungi kantor Bangka Pos ((Bangkapos/Cr2/Andini Dwi Hasanah))
Pria berkulit putih dengan nama youtube Kemas pake z ini mengaku selama ini tetap menjadi dirinya sendiri, tanpa memperdulikan sama sekali netizen yang menghujatnya.

"Aku tetep mempertahankan menjadi diri aku sendiri, jadi kalau lagi kepikiran apa nih bikin jadi konten, dan sampai sekarang nge youtube aku pengen bisa jadi diri aku sendiri aja, pas aku bikin itu aku ga da pikiran yang penonton nanti gimana, ya udah pokoknya bikin aja, aku bilang ke team aku juga, kita apa adanya aja," ucapnya.

Ia pun berpesan agar para youtuber di Bangka Belitung untuk selalu menjadi dirinya sendiri, jangan ngedown kalau memang viewers nya masih kecil.

"Aku mulainya juga dari kecil kok, jangan ngedown kalo ngeliat viewers nya dikit, harusnya tampilin aja apa yang ada pada diri kalian, tidak harus mewah pokoknya segimana adanya kalian aja, tampilin, masalah yang nonton nanti aja," pungkasnya.

Kemaz Rendy berpesan jangan pernah berputus asa.

"Tenyata uang itu datang sendiri, disaat kita tidak mengejar duit dan ternyata itu duit datang sendiri karena usaha dan kegigihan kita, awalnya semua aku sendiri dan disaat kita seneng ngasih energi positif ke orang tenyata orang suka alhamdulillah pada dateng semuanya," ungkapnya

Hingga saat ini Kemaz Rendy masih tinggal di Bangka Belitung tepatnya di Selindung kota Pangkalpinang, baginya Bangka adalah segalanya yang tidak akan terlupakan.

"Aku juga bisa bahasa Bangka, tapi aku bukan enggak mau ngomong bahasa Bangka di youtube aku tapi kita tuh nasionalisme, di share dan ditontonnya sama orang luar, tapi tetep aku adalah orang Bangka," ujarnya.

Sementar itu, di akhir pembicaraan barulah Dia mengaku penghasilnya perbulan bisa mencapai di atas 30 juta. Dengan penghasilannya ia bisa membayar gaji beberapa team dan editornya.

(Bangkaposwiki.com/Cr2/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
24 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved