Cagar Budaya Bersejarah di Kota Pangkalpinang, Ada Rumah Resident hingga Wilhelmina Park

Cagar budaya tersebut kini jadi tempat wisata warga Kota Pangkalpinang dan warga yang berkunjung ke ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Editor: FITRIADI
bangkapos.com / Sela Agustika
Rumah Resident atau dikenal dengan Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. 

BANGKAPOSWIKI.COM,BANGKA - Pangkalpinang memiliki banyak cagar budaya warisan masa lampau.

Sebagian dari cagar budaya ini masih terawat hingga saat ini.

Cagar budaya tersebut kini jadi tempat wisata warga Kota Pangkalpinang dan warga yang berkunjung ke ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis dan pemerhati sejarah, Akhmad Elvian mengungkapkan ada 42 cagar budaya di kota Pangkalpinang.

Cagar budaya ini merupakan warisan budaya berupa benda, bangunan, struktur, situs dan kawasan cagar budaya yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting.

Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang merupaka satu di antara kawasan yang menyimpan banyak sejarah. 

10 Event Wisata Rutin di Bangka Belitung, Sungailiat Triathlon hingga Kayak Tanjung Kelayang

Kalau datang ke Pangkalpinang, bolehlah mampir ke tempat-tempat sarat nilai sejarah di Kecamatan Taman Sari ini.

Buat warga Pangkalpinang pun tak ada salahnya mendatangi tempat-tempat ini bersama keluarga. 

Berikut Bangkaposwiki.com sajikan tiga cagar budaya yang terdapat di Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang

1. Rumah Resident (Rumah Dinas Walikota)

Rumah Resident (Rumah Dinas Walikota)
Rumah Resident (Rumah Dinas Walikota) (bangkapos.com / Sela Agustika)

Rumah ini merupakan satu di antar cagar budaya yang terletak pada kawasan civic centre Pangkalpinang.

Bangunan ini bergaya arsitektur Eropa berwarna putih dengan banyaknya pilar, pintu utama tinggi serta besar yang menghadap ke arah alun-alun.

Bangunan rumah ini terdiri atas bangunan inti dan paviliun pada sisi timurnya.

Lempah Kuning hingga Mie Koba Kuliner Khas yang Wajib Anda Coba Ketika Berkunjung ke Bangka

Di halaman depan rumah terdapat dua meriam kuno dengan halaman yang luas dan memiliki taman.

Elvian mengatakan, masyarkat mengenal rumah ini sebagai rumah besar. Bisa begitu karena bangunannya besar dengan 10 pilar pada teras yang menghadap ke arah selatan dan memiliki bentuk atap limasan.

2. Wilhelmina Park

Di samping rumah residen sebelah barat terdapat Wilhemina Park atau dikenal sebagai Tamansari.

Wilhemina Park ini berdiri pada tahun 1913. Taman ini dirancang dengan arsitek Van Ben Benzehorn, yang menjadi fasilitas pendukung dari rumah Residen.

Wilhelmina Park (Taman Sari)
Wilhelmina Park (Taman Sari) (bangkapos.com / Sela Agustika)

 Taman ini berfungsi sebagai tempat untuk olahraga ringan, kesenian serta konservasi.

Pada taman ini terdapat banyak pepohonan langka yang rindang, dan tentunya sangat cocok untuk tempat rekreasi keluarga.

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
62 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved