Cap Go Meh Jadi Magnet Wisatawan Berkunjung ke Bangka Belitung

Perayaan Cap Go Meh dipercaya untuk melepas nasib lalu yang buruk dan menyambut nasib baik untuk masa mendatang.

Editor: FITRIADI
Bangkaposwiki.com/Dok
Atraksi Biksu Shaolin Temple Quanzhou Fujian Tiongkok Seni Chinnese Caligraphy pada perayaan Cap Go Meh di Puri Tri Agung Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (3/3/2018) malam. 

BANGKAPOSWIKI.COM,BANGKA - Setelah merayakan Tahun Baru Imlek, warga Tionghoa akan menghadapi perayaan Cap Go Meh.

Cap Go Meh tahun ini jatuh pada tanggal 8 Februari 2020.

Cap Go Meh merupakan suatu adat perayaan yang dilakukan masyarakat Tionghoa.

Perayaan Cap Go Meh bagi warga Tionghoa dipercaya untuk melepas nasib masa lalu yang buruk dan menyambut nasib baik untuk masa mendatang.

Cap Go Meh juga sebagai penutup rangkaian hari raya warga Tionghoa, dan menjadi puncak perayaan  Imlek.

Beragam Menu Khas Imlek, Biasa Disajikan saat Tahun Baru China, Ada Maknanya Lo!

Di Bangka Belitung, Cap Go Meh biasanya dirayakan oleh masyarakat Tionghoa secara meriah.

Seperti dirayakan di Puri Tri Agung, Pantai Rebo, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Bahkan Pemprov Bangka Belitung mengagendakan perayaan Cap Go Meh di Puri Tri Agung ke dalam kalender even wisata Bangka Belitung.

Atraksi Biksu Shaolin Temple Quanzhou Fujian Tiongkok Seni Chinnese Caligraphy pada perayaan Cap Go Meh di Puri Tri Agung Sungailiat, Sabtu (3/3/2018) malam.
Atraksi Biksu Shaolin Temple Quanzhou Fujian Tiongkok Seni Chinnese Caligraphy pada perayaan Cap Go Meh di Puri Tri Agung Sungailiat, Sabtu (3/3/2018) malam. (Bangkaposwiki.com)

Perayaan Cap Go Meh biasanya dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 9 Februari.

Berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan mayarakat Tionghoa tersebut merupakan upaya untuk menyabut sekaligus menutup perayaan Imlek.

Beberapa acara yang dilakukan seperti, atraksi barongsai, hiburan, dan seni budaya lainnya yang ikut serta.

Beberapa acara tersebut merupakan bentuk dukungan dan hiburan pada perayaan Cap Go Meh.

Cagar Budaya Bersejarah di Kota Pangkalpinang, Ada Rumah Resident hingga Wilhelmina Park

cap go meh hujan
Perayaan Cap Go Meh di Puri Tri Agung Sungailiat Kabupaten Bangka. (Bangkaposwiki.com/Deddy Marjaya)

Perayaan Cap Go Meh di Indonesia tidak kalah meriah dengan perayaan Imlek.

Cap Go Meh pun mampu menarik wisatawan dalam maupun luar negeri.

Uniknya penyebutan kata 'Cap Go Meh' sebenarnya populer di Indonesia, di negara lain seperti China, Taiwan, dan Singapura nama festival ini berbeda.

Berikut adalah lima fakta seputar Cap Go Meh yang dilansir Bangkaposwiki.com dari Banjarmasin Post:

Hotel-hotel Berbintang di Kota Pangkalpinang Pilihan Menginap saat Berlibur

Aksi barongsai membuka acara Cap Go Meh di Gedung Setia Bhakti Pangkalpinang. (Bangkaposwiki.com/Ardhina Trisila Sakti)
Aksi barongsai membuka acara Cap Go Meh di Gedung Setia Bhakti Pangkalpinang. (Bangkaposwiki.com/Ardhina Trisila Sakti) 

Arti Nama Cap Go Meh

 Kata 'Cap Go Meh' diserap dari Bahasa Hokkian. 'Cap' berarti sepuluh, 'Go' berarti lima, sedangkan 'Meh' berarti malam. Penyebutan ini merujuk pada waktu penyelenggaraan acara yang memang diselenggarakan pada penanggalan 15 kalender China.

Di China nama perayaan ini adalah Yuan Xiao atau Shang Yuan. Di Barat festival ini disebut Lantern Festival (Festival Lampion0 atau Chinese Valentine's Day (hari Kasih Sayang versi China).

Mau Cari Tempat Menginap di Pangkalpinang, 3 Homestay Nyaman Fasilitas Lengkap Ini Bisa Jadi Pilihan

Kemeriahan Pawai Lampion dalam rangkaian puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2569 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu (28/2/2018). (KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN)
Kemeriahan Pawai Lampion dalam rangkaian puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2569 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu (28/2/2018). (KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN) 

Sejarah Cap Go Meh

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
65 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved