Tiga Jenis Obat Tradisional dan Tips Mengkonsumsi Jamu Agar Aman bagi Kesehatan

Obat tradisional dibagi menjadi tiga golongan meliputi Jamu, obat herbal terstandar dan Fitofarmaka.

Editor: FITRIADI
Bangkaposwiki.com/Cici Nasya Nita
Apoteker Farmasi Klinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Apt. Sudarsono M.Sc. 

BANGKAPOSWIKI.COM, BANGKA -- Obat tradisional sesuai keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK 00.05.4.2411 tentang Ketentuan Pokok Pengelompokan dan Penandaan Obat Bahan Alami Indonesia dibagi menjadi tiga golongan meliputi Jamu, obat herbal terstandar dan Fitofarmaka.

Apoteker Farmasi Klinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Apt. Sudarsono M.Sc menjelaskan perbedaan ketiga kategori jenis obat tradisional tersebut, serta memberikan tips bila ingin mengkonsumsi obat tradisional.

1. Jamu

Jamu memenuhi kriteria aman sesuai persyaratan yang ditetapkan, klaim khasiat berdasarkan data empiris dengan tingkat pembuktian tradisonal dan memenuhi persyaratan mutu yang berlaku.

Logo jamu berupa ranting daun terletak dalam lingkaran.

2. Obat Herbal Terstandar

Obat herbal terstandar harus memenuhi kriteria aman, klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah / pra klinik tingkat pembuktiaan umum dan medium, serta telah dilakukan standarisasi terhadap bahan baku yang digunakan dalam produk jadi memenuhi persyaratkan yang berlaku.

Logo obat herbal terstandar berupa jari-jari daun (3 pasang) terletak dalam lingkaran.

3. Fitofarmaka

Fitofarmaka harus memenuhi kriteria aman, klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah / pra klinik dengan tingkat pembuktian medium dan tinggi, telah dilakukan standarisasi dan memenuhi persyaratan mutu yang berlaku.

Logo Fitofarmaka berupa jari-jari daun (yang membentuk bintang) terletak dalam lingkaran.

Selain itu, Apt Sudarsono M.Sc juga memberikan beberapa tips mengkonsumsi obat tradisional agar tidak membahayakan organ tubuh.

1. Kenali terlebih dahulu tempat produksi, kandungan, dan khasiat obatnya.

2. Perhatikan obat tradisional tersebut apakah masuk dalam daftar Public Warning oleh BPOM RI (Bisa download aplikasi Public Warning di Playstore).

3. Obat juga harus terdaftar dan nomor keaslian dari BPOM harus ada.

4. Saat membeli obat tradisional di Apotek, sebaiknya menanyakan detail informasi kepada Apoteker.

5. Khusus pasien dengan riwayat penyakit ginjal, jantung dan organ dalam lainnya sebaiknya konsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

( Bangkaposwiki.com /Cici Nasya Nita)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
68 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved