Bayi Baru Lahir Wajib Didaftarkan ke BPJS Kesehatan, Simak Cara dan Persyaratannya

Bayi baru lahir dari Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan kepada BPJS Kesehatan paling lambat 28 hari sejak dilahirkan.

Editor: FITRIADI
Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Kartu Indonesia Sehat BPJS Kesehatan 

BANGKAPOSWIKI.COM, BANGKA -- Bayi baru lahir dari Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan kepada BPJS Kesehatan paling lambat 28 hari sejak dilahirkan dan langsung aktif.

Terlambat mendaftarkan lebih dari 28 hari berakibat tidak mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan, dikenakan sanksi denda pelayanan dan berkewajiban membayarkan iuran sejak bayi dilahirkan.

Serta bila lewat 28 hari ketika ingin mendaftarkan setelah batas tersebut maka keaktifan peserta bayi baru lahir harus menunggu 14 hari lagi.

Staf SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Pangkalpinang Surya Atmawijaya memberikan informasi tata cara mendaftarkan kepesertaan bayi baru lahir kepada Bangkaposwiki.com.

1. Peserta PBI (Penerimaan Bantuan Iuran)

Bayi baru lahir dari Ibu peserta PBI dapat langsung didaftarkan oleh Keluarga Peserta dengan status kepesertaan langsung aktif.

Syarat dan cara pendaftaran bayi baru lahir membawa kartu JKN-KIS ibu kandung asli, surat keterangan lahir dari Dokter atau Bidan Puskesmas/Klinik/Rumah Sakit asli/fotocopy dan KK (Kartu Keluarga) orangtua asli/fotocopy

2. Peserta PPU (Pekerja Penerima Upah).

Bayi baru lahir anak pertama sampai dengan ketiga dapat didaftarkan setelah bayi dilahirkan dan kepesertaannya langsung aktif.

Pendaftaran bisa dilakukan secara perorangan maupun kolektif melalui instansi atau badan usaha.

Syarat dan cara pendaftaran bayi baru lahir anak pertama sampai dengan ketiga meliputi kartu JKN-KIS ibu kandung asli, surat keterangan lahir dari Dokter atau Bidan Puskesmas/Klinik/Rumah Sakit asli/fotocopy dan KK (Kartu Keluarga) orangtua asli/fotocopy.

Selain itu, untuk anak ke empat harus melaporkan dan pendaftaran baru menjadi peserta tambahan.

3. Peserta PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) dan BP (Bukan Pekerja)

Bayi baru lahir dari Ibu Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan dan membayar iuran paling lambat 28 hari sejak bayi dilahirkan, yang dibuktikan dengan surat keterangan lahir dari Rumah Sakit/bidan atau akte kelahiran.

Syarat dan cara pendaftaran meliputi kartu JKN-KIS ibu kandung asli, surat keterangan lahir dari Dokter atau Bidan Puskesmas/Klinik/Rumah Sakit asli/fotocopy, KK (Kartu Keluarga) orangtua asli/fotocopy.

Jika peserta belum melakukan autodebet tabungan dilengkapi dengan fotocopy buku rekening tabungan BNI/BRI/Mandiri/BCA, dapat menggunakan rekening tabungan Kepala Keluarga/Anggota Keluarga dalam Kartu Keluarga/Penanggung dan formulir autodebet pembayaran iuran BPJS Kesehatan bermaterai Rp 6000.

Selanjutnya, melakukan perubahan data bayi selambat-lambatnya tiga bulan setelah kelahiran yang meliputi nama, tanggal lahir, jenis kelamin, dan NIK.

( Bangkaposwiki.com / Cici Nasya Nita )

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
98 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved