Protokol Kesehatan saat Membuat Paspor di Kantor Imigrasi Pangkalpinang

Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pangkalpinang memberlaku protokol kesehatan yang ketat bagi warga yang ingin membuat parpor.

KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Paspor elektronik yang diperlihatkan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (23/11/2016). Ada tanda-tanda kecil yang membedakan antara paspor biasa dengan paspor elektronik, termasuk dengan ketebalan paspor yang berbeda.(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA) 

 BANGKAPOSWIKI.COM , BANGKA -- Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pangkalpinang Bangka Belitung membuka kembali layanan paspor untuk masyarakat umum.

Kepala Sub Seksi Teknologi dan Informasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pangkalpinang, Oky Syachputra mengungkapkan pihaknya membuka kembali pelayanan dimasa tatanan baru dengan memberlakuan protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung.

"Bagi pengunjung kita mewajibkan untuk menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan juga suhu tubuh harus dibawa 37 derajat," jelas Oky kepada Bangkapos.com, Rabu (1/7/2020) di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pangkalpinang.

Tak hanya itu, pihak imigrasi juga melakukan pembatas pelayanan bagi pemohon paspor.

Oky menyebutkan, pembatasan tersebut masih merupakan upaya pencegahan persebaran Covid-19.

Sementara itu, sebelum datang langsung ke kantor, bagi pemohon paspor dan penggantian paspor karena habis masa berlaku wajib mendaftar melalui Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (APAPO) yang terdapat di Playstore atau Appstore.

Dia menjelaskan aplikasi APAPO ini dipergunakan bagi pemohon untuk mendaptkan nomor antrian.

"Pada aplikasi ini pemohon cukup memasukkan NIK dan kemudian akan mendaptkan nomor antrian yang telah ditentukan harinya untuk datang langsung ke kantor," ungkapnya.

Setelah melewati proses pendaftaran online tersebut, pemohon yang akan membuat paspor diwajibkan datang langsung ke kantor imigrasi kelas I Pangkalpinang dengan membawa berkas-berkas sebagai berikut, Kartu tanda penduduk yang sah dan masih berlaku, Kartu keluarga, Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah.

Sementara itu, untuk lansia dan penyandang disabilitas yang ingin membuag paspor, pihak imigrasi memberikan kemudahan untuk bisa datang langsung ke kantor.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: FITRIADI
Sumber: Bangka Pos
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved